Cilegon – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk melakukan evaluasi kinerja secara jujur dan objektif sebagai langkah guna memastikan seluruh program dan target pembangunan daerah dapat tercapai. Arahan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi bersama di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin 06 Juli 2026.
“Evaluasi terhadap capaian kinerja harus dilakukan sejak dini agar berbagai kendala dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Lihat kembali target – target yang telah ditetapkan, mana yang sudah tercapai, mana yang masih tertinggal, dan apa penyebabnya. Jangan sampai kita baru menyadari adanya keterlambatan ketika memasuki akhir tahun anggaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aziz menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari terlaksananya suatu kegiatan, tetapi harus dilihat dari tercapainya target kinerja, meningkatnya indikator pembangunan, optimalnya penyerapan anggaran, serta manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya tidak ingin ada budaya merasa puas hanya karena kegiatan telah dilaksanakan. Yang lebih penting adalah apakah target kinerja tercapai, indikatornya meningkat, anggarannya terserap dengan baik, dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Itulah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aziz juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk senantiasa menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga komitmen dalam menyelesaikan pekerjaan, memenuhi target, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga integritas sebagai pelayan publik.
“Saya juga mengingatkan kepada seluruh ASN agar terus menjaga disiplin dan profesionalisme. Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga disiplin dalam menyelesaikan pekerjaan, disiplin terhadap target, disiplin dalam memberikan pelayanan serta disiplin dalam menjaga integritas sebagai ASN sebab setiap tugas yang kita kerjakan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Memasuki semester kedua tahun 2026, Aziz meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kolaborasi, mempercepat pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, berbagai persoalan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu perangkat daerah saja, melainkan membutuhkan sinergi dan komunikasi yang baik antarlembaga.
“Semester kedua tahun 2026 ini tantangan kita tidak semakin ringan. Masih banyak program yang harus kita tuntaskan. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh opd agar dapat meningkatkan kolaborasi, mempercepat pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Persoalan masyarakat tidak bisa di selesaikan oleh satu opd saja melainkan membutuhkan kerja sama, komunikasi yang baik dan semangat saling mendukung,” jelasnya.
Diakhir sambutannya, Aziz menghimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap setiap perangkat daerah tidak terjebak pada rutinitas, tetapi mampu menciptakan terobosan yang menjadikan pelayanan publik lebih cepat, mudah, transparan dan memberikan kepuasan bagi masyarakat.
“Saya berharap seluruh ASN terus menghadirkan inovasi dalam bekerja. Jangan terjebak pada rutinitas, carilah cara-cara baru agar pelayanan menjadi lebih cepat, lebih mudah, lebih transparan dan lebih membahagiakan masyarakat. Mari kita buktikan bahwa ASN Pemerintah Kota Cilegon adalah aparatur yang profesional, berintegritas, responsif dan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan Kota Cilegon,” pungkasnya.






