SDN Kubang Kutu Tutup Pesantren Kilat Ramadan dengan Buka Puasa Bersama

Populer12 Dilihat

LIPUTAN CILEGON – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kubang Kutu yang berada di Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, menutup rangkaian kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan dengan menggelar acara buka puasa bersama pada Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan sekolah setiap bulan suci Ramadan.

 

 

Kepala SDN Kubang Kutu, Susilawati, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat dilaksanakan selama beberapa hari dengan berbagai agenda pembelajaran keagamaan yang melibatkan para siswa dan dewan guru. Program ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membentuk karakter religius para peserta didik.

 

 

Ia menjelaskan bahwa kegiatan sanlat dimulai sejak hari Senin dengan sejumlah materi pembelajaran keagamaan serta aktivitas sekolah lainnya, termasuk gladi TKA bagi siswa kelas akhir. Rangkaian kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama yang diikuti oleh siswa/I dan para tenaga pendidik di lingkungan sekolah.

 

 

Menurut Susilawati, pesantren kilat Ramadan menjadi salah satu sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT bagi para siswa sejak usia dini.

 

 

“Melalui kegiatan pesantren Ramadan ini kami ingin meningkatkan keimanan dan pemahaman keislaman siswa. Selain itu juga menanamkan nilai-nilai rukun Islam serta membiasakan anak-anak, khususnya di kelas bawah, agar mulai belajar menjalankan ibadah puasa,” ungkapnya saat ditemui awak media.

 

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pesantren kilat diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang kelas dengan jadwal yang disesuaikan. Untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 kegiatan dilaksanakan sejak hari pertama, sedangkan pada hari kedua kegiatan juga diikuti oleh siswa kelas 3.

 

 

Berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan dalam pesantren kilat tersebut di antaranya pembelajaran tentang ibadah, penguatan akhlak, serta pembinaan karakter yang bertujuan membentuk sikap disiplin dan nilai kebersamaan di kalangan siswa.

 

 

Pihak sekolah menilai kegiatan pesantren kilat memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Tidak hanya memberikan pemahaman agama, kegiatan ini juga melatih siswa untuk memiliki sikap saling menghormati, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama.

 

 

Susilawati berharap kegiatan pesantren Ramadan dapat terus dilaksanakan secara rutin karena memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual maupun moral para siswa.

 

 

“Kami berharap anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta keimanan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

 

Pada kesempatan tersebut, Susilawati juga memberikan pesan kepada para guru agar tetap sabar dan ikhlas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

 

 

Ia menyadari bahwa dalam proses mendidik siswa sering kali terdapat tantangan yang harus dihadapi. Namun menurutnya, kesabaran dan keteladanan dari seorang guru menjadi faktor penting dalam membentuk karakter anak.

 

 

“Saya berharap seluruh dewan guru tetap sabar dalam mendidik anak-anak. Karena terkadang ada situasi yang tidak mudah, tetapi sebagai pendidik kita harus tetap memberikan contoh yang baik kepada para siswa,” ujarnya.

 

 

Acara penutupan pesantren kilat yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara siswa, guru, serta seluruh keluarga besar SDN Kubang Kutu dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.