SMPN 2 Cilegon Gelar Festival Seni “Nawasena”, Wujudkan Generasi Kreatif Berkarakter dan Cinta Budaya Nusantara

SMPN 2 Kota Cilegon

Populer15 Dilihat

LIPUTAN CILEGON —  SMP Negeri 2 Cilegon kembali menghadirkan gebrakan positif di dunia pendidikan dengan menggelar Festival Seni Tahunan bertajuk “Nawasena”, Kamis (5/2/2026), di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi ajang ekspresi bagi ratusan siswa kelas IX untuk menampilkan karya seni budaya Nusantara sekaligus memperkuat pembentukan karakter pelajar yang kreatif, mandiri, dan kolaboratif.

 

Sebanyak sekitar 370 siswa terlibat aktif dalam berbagai pertunjukan seni, mulai dari tarian daerah, musik tradisional, drama budaya, hingga parade busana adat dari berbagai provinsi di Indonesia. Setiap penampilan dipersiapkan secara mandiri oleh siswa dengan pendampingan guru, sehingga prosesnya menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mengasah rasa tanggung jawab, disiplin, kerja sama, serta keberanian tampil di ruang publik.

 

Kepala SMPN 2 Cilegon, Hj. Nurhayati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tema “Nawasena” yang bermakna Nala Wiata Seni Nusantara dipilih sebagai simbol semangat baru dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa di kalangan generasi muda. Menurutnya, festival ini menjadi media strategis dalam membangun karakter siswa sesuai nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya terampil dalam bidang seni, tetapi juga memiliki karakter kuat, percaya diri, serta mampu bekerja sama. Mereka belajar mengelola kegiatan, berkreasi, dan bertanggung jawab atas hasil kerja mereka,” ujar Hj. Nurhayati.

 

Ia menambahkan, konsep busana serba hitam yang dikenakan para guru pada kegiatan tersebut merupakan bagian dari identitas tema yang melambangkan kekompakan dan kesatuan semangat seluruh warga sekolah dalam mendukung pelaksanaan festival seni.

 

Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga diramaikan dengan bazar UMKM pelajar yang menghadirkan berbagai produk makanan, minuman, dan camilan hasil kreativitas siswa bersama orang tua. Melalui bazar tersebut, siswa dilatih mengenal dunia kewirausahaan sejak dini, mulai dari perencanaan produksi, pengemasan, pemasaran, hingga pengelolaan hasil penjualan secara sederhana dan bertanggung jawab.

 

Ketua Pelaksana kegiatan, Neneng, S.Pd., menyampaikan bahwa Festival Seni merupakan agenda tahunan sekolah yang selalu mengusung tema berbeda. Tahun sebelumnya, SMPN 2 Cilegon mengangkat tema “Pandora”, sedangkan tahun ini memilih “Nawasena” sebagai simbol pembaruan semangat berkesenian sekaligus penguatan identitas budaya Nusantara.

 

“Kami ingin setiap tahun siswa mendapatkan tantangan baru yang dapat mengasah kreativitas dan inovasi mereka. Tema Nawasena kami pilih agar anak-anak semakin mencintai budaya bangsa dan mampu mengekspresikannya melalui karya seni yang bermakna,” jelasnya.

 

Festival Seni Nawasena turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cilegon H. Humeidi, Lurah Ciwaduk, Camat Cilegon, para kepala sekolah, serta tokoh pendidikan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya sekolah dalam mengembangkan pendidikan berbasis seni, budaya, dan karakter.

 

Para tamu tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan siswa yang dinilai tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat nilai moral dan pesan kebangsaan. Banyak pihak mengapresiasi keberanian siswa dalam menampilkan seni tradisional di tengah arus modernisasi, sekaligus upaya sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini.

 

Lebih lanjut, Hj. Nurhayati berharap Festival Seni Nawasena dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menapaki jenjang pendidikan berikutnya maupun kehidupan bermasyarakat.

 

“Kami berharap lulusan SMPN 2 Cilegon tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang mandiri, kreatif, mampu bekerja sama, berjiwa wirausaha, serta mencintai budaya bangsa. Dengan begitu, mereka siap menghadapi masa depan dengan percaya diri dan berakhlak mulia,” tutupnya.

 

Melalui Festival Seni Nawasena, SMPN 2 Cilegon menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga konsisten membangun