Musrenbangcam Purwakarta 2026 Prioritaskan Penanganan Banjir, PJU, dan Rutilahu

Kecamatan Purwakarta

DINAS DAERAH5 Dilihat

LIPUTAN CILEGONPemerintah kota Cilegon,Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026 di Kantor Kecamatan Purwakarta, Selasa (11/2/2026). Kegiatan ini memfokuskan pembahasan pada penanganan banjir, peningkatan penerangan jalan umum (PJU) dan lingkungan, serta percepatan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

 

Camat Purwakarta, Drs. H. Suadilah, M.Si, menegaskan bahwa Musrenbangcam menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan kebutuhan riil warga dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Cilegon.

 

Permasalahan banjir, minimnya PJU, dan kondisi rumah tidak layak huni masih menjadi keluhan utama masyarakat. Karena itu, tiga sektor ini menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan tahun 2026,” ujar H.Suadilah.

 

Musrenbangcam dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, Perkim, Dinas PUPR, Bappeda, MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, LPM, fasilitator kelurahan, hingga unsur Muspika.

 

Sejumlah kelurahan menyampaikan usulan prioritas. Kelurahan Kota Bumi mengajukan normalisasi waduk dan drainase, perbaikan dinding sungai di beberapa titik rawan banjir, serta peningkatan infrastruktur lingkungan.

 

Kelurahan Pabean menekankan pentingnya penanganan sungai lintas wilayah, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pengamanan aliran sungai, hingga peningkatan jalan lingkungan. Usulan jalan tembus Pabean yang telah lama dinantikan warga juga kembali disuarakan.

 

Sementara wilayah Purwakarta dan Kaligandu menyoroti perlunya normalisasi sungai akibat penyempitan alur air, peningkatan kualitas jalan kota, serta penambahan PJU untuk menunjang keselamatan dan aktivitas warga.

 

Camat Suadilah menyampaikan seluruh usulan akan diverifikasi dan disinkronkan melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) agar masuk dalam prioritas program OPD terkait tahun 2026.

 

“Kami berharap Musrenbangcam ini menghasilkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai wujud penguatan silaturahmi antar unsur pemerintahan dan masyarakat.