Sujud Syukur, Ahirnya Ijin TPU Internasinoal PT Bali Resmi Di Cabut

by

Liputancilegon.com | Kab Serang – Masyarakat Desa Balekambang dan Talaga bersama Camat, muspika gelar audensi terbuka terkait Polemik dan permasalahan yang sudah larut sekian lama, penolakan rencana pembangunan tempat pemakaman umum (TPU) Nasional ini sudah berlarut lama sehingga warga 2 Desa mendesak pihak Kecamatan Mancak, untuk menutup dan mencabut ijin rekomendasi yang sudah berjalan, yang di duga belum ada ijin tersebut,

Musyawarah Polemik terkait perencanaan pembangunan TPU, Yang digelar di Aula Kecamatan Mancak, yang di hadiri langsung oleh Camat Mancak Erwin, sekmat Udin dan Kasi Satpol PP Mancak Arsyad dan beberapa staf, tokoh masyarakat, rt/rw dan warga dari dua Desa yang hadir dengan antusias.

Uaai audensi, Camat Mancak Erwin ditemui di kantornya mengatakan. “Perihal audiensi antara masyarakat yang menolak rencana pembangunan TPU di Desa Balekambang dan Talaga mendesak untuk mencabut surat rekomendasi Kecamatan Mancak tertanggal 30 Maret 2022 ditanda tangani oleh Kasi Trantibum Kecamatan Mancak paska studi banding ke Sandiego Hills Karawang. dan didasarkan pada dokumen – dokumen dasar antar lain: Petisi penolak warga bale Kambang dan talaga atas rencana TPU, surat permohonan pencabutan rekomendasi Kecamatan dari Kepala Desa Bale Kambang, surat permohonan pencabutan rekomendasi dari masyarakat, dan surat pencabutan rekomendasi MUI kecamatan Mancak, Dengan hasil kami mengajukan Evaluasi Ulang terhadap surat rekomendasi tersebut, “Papar Camat Mancak Erwin. Kepada awak media Liputancilegon.com pada, Senin.(28/11/2022).

Ia juga menegaskan, “Kami selaku pelayan masyarakat menegaskan kepada PT BALII, Mohon kopratif dan jangan membuat polemik di warga kec.Mancak, khususnya di 2 Desa Talaga dan Desa Balekambang, mari kita duduk bareng, selesaikan apa yang di keluhkan warga, bicarakan baik baik, pasti ada jalan keluar dan solusinya, kami kecamatan Mancak sudah sonding dengan MUI, dan Dinas yang punya kewenangan, dan nanti kalau dari pihak PT BALII tidak mengindahkan dan mengabaikan apa yang sudah di sampaikan, pasti akan ada penarikan surat ijin rekomendasi tersebut. “Tegas Erwin.

Sementara itu, dari perwakilan Desa Talaga dan Balekambang beberapa warga mengatakan, “kami warga yang tidak gila hormat, dari siapa pun, apa dari PT BALII sekalipun, Cuma kami minta hargai kami sebagai warga pribumi, dalam kontek audensi hari ini kami masyrakat meminta kepada pemerintah Kecamatan Mancak untuk menarik/mencabut surat ijin rekomendasi pt bali terkait tpu yang mereka bilang kita sudah menyetujui dan tanda tangan, “Keluh 2 warga Talga dan Balekambang.

Diahir musyawarah, penantian panjang yang menyita waktu, pikiran dan tenga, Ahirnya surat ijin TPU pt, Bali yang direkomendasi dari Desa akan di tarik/cabut oleh Pemerintah Kecmatan Mancak, Sujud sukur dan doa dipanjatakan oleh salah satu warga, warga terlihat lega dan puas atas pelayanan Kecamatan Mancak, pasalnya tidak butuh waktu lama dalam audensi Ahirnya Pemerintah Kecamatan Mancak langsung mengabulkan permintaan masyarakat menarik/mencabut ijin rekomendasi pembangunan tpu pt bali di dua Desa tersebut. Svetainės, teisiniai, finansiniai, medicininių tekstų ir techniniai vertimai https://skrivanek.lt/vertimu-sritys/mechanine-inzinerija-ir-gelezinkeliai/

Ditempat terpisah, di temui awak media Jaro Talaga Embay memberikan pernyataan yang bikin melonggo terkait pencabutan ijin pt bali, Ia mengatakan, “Saat itu memang ada yang datang ke kantor Desa Talaga, mengadu dan menyampaikan Surat Penolakan mereka terkait rencana pembangunan TPU, Saya bilang pada inti nya saya kades Talaga dan pelayan masyarakat menerima infestor siapapun itu untuk membangun, dan itupun untuk perencanaan pembangunan TPU harus ada kajian lebih matang lagi, harus melibatkan tokoh dan lainya, dengan catatan harus mengukuti Aturan yang sudah di Buat di Desa masing masing, ada Pemdes dll. “Tutur Jaro Talaga Embay

Menyikapi pernyataan hal tersebut, Ada apa dengan Jaro Talaga,??(red). Selanjutya menanggapi Polemik ini dari pihak dari PT BALI I saat di konfirmasi lewat Whats app dan By phone tidak ada jawaban.seakan terkesan mengabaikan, sampai Saat Berita ini terbit,pihak dari PT BALI I di duga Bisu,dan Bungkam.(*/red-tim).

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.