Berita Terkini

Rapat Koordinasi Pokmas dan Lurah Kedaleman diduga Ricuh

CILEGON – Salah satu pengurus Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Kedaleman,Kecamatan Cibeber diduga diintimidasi oleh Lurah Kedaleman.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi kelembagaan RT/TW, Senin, 27 Maret 2023. Pantauan liputancilegon.com, awalnya peserta rapat koordinasi antusias mengikuti kegiatan rapat yang dipimpin lurah.

Namun setelah lama koordinasi terlihat mulai memanas para peserta rapat. Ini terjadinya lantaran diduga adanya intervensi dari lurah.

Menanggapi hal tersebut,salah satu ketua rt Asep Maulana mengatakan, bahwa dalam rapat itu tidak ada satu pun RT yang setuju jika ketua pokmas diganti.

“Ketua Pokmas itu kan dipilih RT/RW dan disampaikan kepada kelurahan. Dan struktur pokmas sendiri ada masa berlakunya,” kata Asep kepada media.

Kata Asep, berdasarkan kesepakatan, ketua pokmas tetap tidak ingin diganti.

“Pengennya tetap yang lama. Cuma,kalau lurah pengenyan dievaluasi,” ujar Asep.

Meski demikian kata Asep, tidak sembarangan untuk mengganti anggota atau ketua pokmas. Dikarenakan mereka dipilih oleh RT/RW.

“Berdasarkan aturan yang berlaku,struktur kepengurusan masa berlaku pokmas itu sampai lima tahun. Kalau diganti sekarang, seakan terburu-buru,” ujar Asep.

Dikonfirmasi, Lurah Kedaleman Asru Robi Khan berdalih jika rapat tersebut bukan untuk mengganti ketua pokmas atau pengurus pokmas. Malainkan hanya evaluasi saja.

“Arahnya iya. Cuma kita masih butuh pembahasan.Karena kita ada LKK (Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan). Didalam LKK itu diantaranya ada unsur RT/RW,” ujarnya.

Robi menuturkan, pihaknya perlahan-lahan dalam membahas itu. Jadi pembahasannya bagaimana pihaknya bisa mengubah dan membentuk aturan LKK.

Ditemui terpisah Ketua Pokmas Kelurahan Kedaleman Eka Sartika mengatakan, jika amat disayangkan karena tidak dengan sesuai undangan.

“Harusnya kalau fokus sesuai undangan yang dilayangkan enak. Bisa bahas sekaligus mengevaluasi pokmas hingga selesai dan mencapai kesepakatan terkait segala hal tentang pokmas.

“Leading sektor serta kata kunci pokmas itu adalah masyarakat. Jadi segala sesuatunya tetap ke masyarakat,” kata Eka.

Dikatakan Eka, Pokmas itu usulan dari masyarakat, untuk masyarakat, dibentuk oleh masyarakat, dikelola masyarakat, dinikmati masyarakat dan dipelihara oleh masyarakat. (nen/red)

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
https://liputancilegon.com/