Berita TerkiniCilegon

Proyek Sampah Jadi Energi Listrik di Cilegon, KPK: Jangan Ada yang Rugi

Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) menegaskan proyek pemanfaatan sampah di tempat pemrosesan sampah akhir( TPSA) Cilegon jadi tenaga listrik jangan hingga terdapat yang dirugikan. Sampah itu dijadikan bahan bakar kombinasi( cofiring) batu bara untuk PLTU Suralaya.

Proyek cofiring ini dicoba Pemkot Cilegon yang bekerja sama dengan PT Indonesia Power. KPK menegaskan bisnis pengelolaan sampah ini wajib betul- betul bisnis sehingga tidak terdapat kerugian di kedua belah pihak.

” Tidak terdapat belas kasihan di bisnis sampah, wajib bisnis beneran, yang beli jangan rugi yang jual pula jangan rugi, jika terdapat salah satu yang rugi kita tidak hendak dukung,” kata Deputi Penangkalan serta Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, di Cilegon, Kamis( 2/ 12/ 2021).

Pahala berkata, KPK telah mengkaji proyek tenaga baru terbarukan yang dikala ini digencarkan pemerintah. Ia berkata KPK telah mengkaji bayaran proyek mulai dari perencanaan sampai eksekusi.

” Nah, harga prosesnya yang tolong dikawal, kita terdapat sebagian perhitungan berapa sesungguhnya bayaran proses, berapa harga mesinnya jika kapasitas sekian, tercantum bangun atepnya,” ucapnya.

Buat itu, ia menekankan kepada Pemkot Cilegon serta PT Indonesia Power supaya menyelaraskan proyek sampah jadi tenaga listrik ini supaya tidak mandeg. Baginya, pembeli serta penjual telah jelas.

Pemkot Cilegon hendak mengelola sampah di TPSA Bagendung, Cilegon jadi bahan bakar jumput padat. Sedangkan, PT Indonesia Power berperan selaku pembeli.

” Harga pembelian telah tentu, 85 persen harga batu bara sebab terdapat peraturan Direksi PLN, itu harga pembelian,” ucapnya.

Sedangkan, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berkata grupnya memohon KPK buat terus mengawal proyek yang diucap selaku percontohan nasional tersebut.

” Ini selaku project percontohan awal di Indonesia ini dalam pengelolaan sampah jadi tenaga listrik. Kita memohon anjuran dari KPK gimana nanti prosesnya,” kata ia.

 

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button