Pelatihan Simfoni Digelar Untuk Tangani Kasus Kekerasan

by

CILEGON – Banyaknya kasus kekerasan baik terhadap anak maupun perempuan saat ini belum ditangani secara maksimal. Agar hal itu bisa ditangani maka, pemerintah saat ini tengah membuat mekanismenya. Salah satunya yaitu dengan membuat aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni). Dengan adanya Simfoni diharapkan ini bisa membantu mendata jumlah kasus kekerasan.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon menggelar pelatihan Simfoni.

Dalam acara tersebut perwakilan dari Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bertindak sebagai nara sumber. Christianto B.Mulyono, dari Biro Data Informasi Kementerian PPPA, mengungkapkan, akhir-akhir ini tren kekerasan terhadap anak dan perempuan masih sering ditemui.

Kata dia, siapa saja yang melihat atau menemukan kekerasan di suatu lingkungan, secepatnya ditangani atau dilaporkan kepada pihak terkait, seperti, Ketua RT atau RW, tokoh masyarakat.

Ini dikarenakan korban kekerasan baik anak atau perempuan, terkesan diam. Padahal kasusnya sangat serius. Bahkan bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib apabila ada salah satu pihak yang menjadi korban.

“Kami dari pihak Kementerian PPPA telah memiliki data yang dapat mencatat setiap ada kejadian kekerasan, sepanjang ada laporan. Dengan menggunakan sistem Simfoni. Maka data dan laporan bisa tercatat ke dalam aplikasi secara cermat dan akurat,” terangnya.

Sementara itu, Muhyi Subkhi Kabid PUG DP3APPKB Kota Cilegon mengatakan, kegiatan ini menjadi pencerahan bagi pihak-pihak terkait khususnya yang berkaitan dengan kasus kekerasan yang akhir- akhir ini menyita perhatian masyarakat, agar disikapi dan dicegah semaksimal mungkin.

“Dengan adanya pelatihan Simfoni, kasus kekerasan di Kota Cilegon bisa diminimalisir,” tandasnya. (rul/red)

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.