Kelurahan Sukmajaya dan Gedong Dalam, kompak menggelar pelatihan las bersama dengan menggandeng BLK Kota Cilegon.

Kelurahan Sukmajaya dan Gedong Dalam, kompak menggelar pelatihan las bersama dengan menggandeng BLK Kota Cilegon.

Cilegon, LiputanCilegon.com |Kelurahan Sukmajaya dan Gedong Dalam, Kecamatan Jombang kompak menggelar pelatihan las bersama dengan menggandeng BLK Kota Cilegon.

Pelatihan yang diikuti puluhan pemuda itu dilakukan sebagai upaya menekan angka kemiskinan di Kota Cilegon.

Lurah Sukmajaya, Irfan Sonaji di Dampingi Lurah Gedong Dalam, Muhammad Arif Rahman menjelaskan peserta pengelasan ini sebagian besar merupakan warga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau warga tidak mampu di wilayahnya.

“Pelatihan ini dilakukan selama 15 hari, sejak Jumat, 17 mei – 7juni kemarin sudah dimulai, semoga pemuda yang mengikuti pelatihan ini memiliki keahlian dan keterampilan di dekatnya sehingga bisa mengurangi kemiskinan,” katanya, saat ditemui ruang kerja, Jumat, (06/05 /2024).

Selain itu, lanjut Irfan Sonaji, para peserta yang mengikuti pelatihan ini juga bakal mendapatkan sertifikasi langsung dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Jadi sebagai bekal juga selain keahlian, kami memberikan sertifaksi yang akan dibagikan diakhir pelatihan, saya diharapkan dengan modal itu para pemuda khususnya di Kelurahan Sukmajaya dan Kedong Dalam bisa berdaya saing,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT BLK Cilegon, Irham Hafrizal menjelaskan, dalam pelatihan tersebut para peserta diajarkan beberapa jenis pelatihan las yang sering digunakan yakni pelatihan 2F atau pengelasan posisi sejajar yang bisa diterapkan untuk pembuatan teralis maupun fabrikasi.

“Pelatihan hari ini kita targetnya bisa minimal las 2F selain itu ada juga programnya dari dua Kelurahan Sukamjaya dan Gedong Dalam bisa membuat fabrikasi teralis jendela pager,” katanya.

Disampaikan Irham, setelah mengikuti pelatihan ini peserta ditargetkan agar bisa memiliki kesempatan untuk bersaing di dunia industri maupun membuka wirausaha.

“Diharapkan bisa ikut usaha sendiri contohnya bikin teralis, bikin bengkel mandiri intinya bisa berdikari untuk mencari cuan-cuan di luar,” jelasnya.

Diketahui, pada pelatihan tersebut diikuti sebanyak 19 pemuda yang mana masing-masing kelurahan Sukmajaya mengirimkan 10 pemuda dan Kelurahan Kedong Dalam mengirimkan 9 pemuda, Sedangkan pelatihan di pusatkan di Kelurahan Sukmajaya.

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.