Berita Terkini

Geleng – Geleng, Rehab Interior Kantor Walikota Cilegon 2,5 Milyar Disoroti Lembaga FPK

Post - 18:58 Kamis 24-11-2022

Liputancilegon.com | Cilegon – Proyek Rehab interior Kantor Walikota Cilegon Banten, yang di danai dari APBD kota Cilegon tahun 2022, dengan no kontrak : 640/151/SP/PPK-PBG/2022, dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender terhitung, sejak tanggal 26 Oktober 2022 , proyek tersebut dikerjakan secara kontraktual sebagai penyedia jasanya yaitu CV.Pesona Banyu Biru, dan Konsultannya yaitu CV. Balabela Kencana, saat ini sedang dalam pemantauan dan disikapi oleh lembaga DPP lembaga pemantau kriminalitas (FPK).

Menurut , Rezqi Hidayat,,S.Pd, sekretaris jenderal dari DPP Lembaga depan pemantau kriminalitas ( FPK ), anggaran Rehab interior Kantor Walikota Cilegon Banten, Sebesar Rp.2.515.000.000,00 ( dua milyar lima ratus lima belas juta rupiah ) dinilai sangat pantastis, dan anggaran Milyaran tersebut di laksanakan oleh CV bukan PT, tentunya, hal ini menjadi sorotan lembaga DPP depan pemantau kriminalitas ( FPK ), ā€¯ungkap Rezqi saat ditemui awak media di kantornya, Kamis, (24/11/2022).

Pihaknya akan mempertanyakan kepada pihak perencanaan pembangunan pengawasan dan penataan gedung kota di dinas pekerjaan umum dan penataan ruang ( DPUPR ) Kota Cilegon, berkaitan dengan anggaran Rehab interior Kantor Walikota Cilegon, yang sangat bagus yaitu sebesar 2,5 Milyar lebih.

Rezqi, menambahkan dalam waktu dekat postur secara kelembagaan akan melayangkan surat resmi kepada pihak terkait untuk mempertaruhkan anggaran rehab interior hingga mencapai milyaran rupiah, Lebih lanjut ditegaskan Rezqi, lembaga DPP pemantau kriminalitas ( FPK ) akan konsen dan menyelaraskan kegiatan pelaksana proyek tersebut, tukasnya.

Dari pantauan awak media di Lapangan, pihak mandor/pelaksana tidak di tempat, lalu awak media berinisiatif menemui beberapa pekerja, salah satu pekerja menyampaikan, maaf pak saya mah tidak tau apa-apa, saya juga ga tau mandornya siapa, saya baru kerja, saya kerja cuma di ajak temen, ga kenal pak ama mandornya. coba tanya yang lain. “Kata pekerja yang engan di sebut nama nya.

Dalam pantauan media, saat itu pihak mandor/pelaksana tidak ada di tempat, Sampai berita ini diterbitkan, (*/red).

————————————————– ———-

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penyelesaian artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) ) ) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button