Berita Terkini

Fortrah Kota Cilegon Bersama Tenaga Honorer se-provinsi Banten menggelar aksi di DPR RI, Ini Tiga Tuntutanya

Post - Senin 07 Agustus 2023

Liputancilegon | Jakarta – FORTRAH ( Forum Komunikasi Tenaga Teknis Dan Administrasi Honorer ) Kota Cilegon Bersama Ribuan Masa Aksi Tenaga Honorer se-provinsi Banten menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI), pada. Senin 07/08/2023

Tiga Tuntutan Kunci Tenaga Honorer Se-Provinsi Banten bersama FORTRAH KOTA CILEGON
1. Segera Disahkan RUU No. 5 Tahun 2014

2. Mendesak Presiden untuk Penerbitan PP Terbaru

3. Perlakuan Adil Melalui Afirmasi dalam Seleksi ASN/PPPK

Menurut ketua Presidium Fortrah Kota Cilegon Muhammad Fatoni, Rasa bangga menghadirkan aksi damai yang mengguncang semangat perubahan. bersama ribuan tenaga honorer dari Kota/Kabupaten Se-Provinsi Banten. Kami bergerak bersama dalam semangat perubahan aksi damai

“Langkah Bersama untuk Pengakuan adalah bentuk perjuangan kami untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi pelayanan publik yang lebih unggul. Bersama kita bisa meraih pengakuan dan kesejahteraan yang telah lama dinanti.”ucap Fatoni

Selain itu, Para tenaga honorer juga mendesak
agar Rancangan Undang-Undang (RUU) No. 5 Tahun 2014 segera diresmikan oleh DPR RI

Kata dia, Dengan pengesahan RUU ini kami berharap setiap tenaga honorer di Provinsi Banten dapat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ini adalah langkah penting untuk memberikan jaminan masa depan yang lebih baik

“Para tenaga honorer ini juga mengajukan tuntutan kepada Presiden agar segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terbaru yang berkaitan dengan pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS atau PPPK. Dengan adanya PP yang baru, berharap kesenjangan status dan hak-hak yang sama dapat diatasi, dan membuka pintu lebar untuk kesempatan yang setara.”papar Fatoni

“Kami berseru untuk pemberian perlakuan yang adil melalui afirmasi dalam seleksi ASN atau PPPK. Kami percaya bahwa semua tenaga honorer memiliki potensi yang sama untuk memberikan kontribusi berharga. Oleh karena itu, kami mengajukan permohonan agar diberikan poin tambahan atau mekanisme khusus yang memastikan kesempatan yang setara dalam proses seleksi.”tukasnya(red-febi)

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
https://liputancilegon.com/