Berita Terkini

Direktur PDAM-CM Dituding Terima Gaji Ganda, Gebras Curiga Ada Skenario

Senin, 18 September 20

Liputancilegon.com | CILEGON – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Cilegon Mandiri (PDAM-CM) Taufiqurrohman diduga menerima gaji ganda. Atas isu yang beredar tersebut sebagai bentuk tanggung jawab, kabarnya Taufiqurrohman pun mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur PDAM CM sekaligus menyerahkan yang diduga gaji ganda.

Sayangnya sampai saat ini mantan Asisten Daerah Satu (Asda I) Kota Cilegon tersebut masih belum bisa dikonfirmasi.

Sementara, berhembusnya isu dugaan gaji ganda yang diduga diterima oleh Taufiqurrohman, sejumlah organisasi masyarakat menyatakan sikap yang terkumpul dalam Gerakan Bersama Aliansi Ormas (Gebras) yang dikoordinatori Ketua LSM L-KPK Hilman.

“Kami justru mempertanyakan apakah benar Pak Taufiq itu menerima gaji ganda? Atau jangan-jangan dari Pemkot sendiri yang menyodorkan gaji ganda,” ujar Hilman dalam konferensi persnya yang digelar di Jungle Park, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta.

Hilman meminta kepada Pemkot, agar tidak melakukan perbuatan sewenang-wenang terhadap Direktur PDAM-CM tersebut.

“Sampai sekarang kan masih belum jelas kebenarannya seperti apa. Jadi jangan langsung main sidak dan main hakim sendiri aja,” pinta Hilman.

Hilman menduga, tudingan Direktur PDAM-CM tersebut tak berdasar.

“Kami dari Gebras sangat keberatan jika Pak Taufiq dituduh dan dituding yang macam-macam. Apalagi dari surat undangan rapat yang beredar juga masih diragukan dan menimbulkan tanda tanya,” ujar Hilman.

Menurut Hilman, tudingan yang diarahkan kepada Taufiqurrohman tersebut jelas sudah melanggar hak asasi manusia (HAM) lantaran sampai sekarang pun masih belum jelas kepastiannya seperti apa.

“Bahkan kami menerima informasi, bahwa Pak Taufiq sudah mengundurkan diri dan mengembalikan yang diduga sebagai gaji ganda. Atas hal ini kami tentu sangat prihatin,” imbuh Hilman.

Lebih lanjut kata Hilman, pihaknya menduga ada mal administrasi terkait surat undangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PDAM CM.

“Dari kop suratnya PDAM-CM, tapi yang tanda tangan Helldy Agustian. Sementara surat undangan tersebut ditembuskan kepada Walikota. Ini kan aneh,” tutur Hilman.

Hilman meminta, alangkah eloknya jika Helldy Agustian yang terpilih sebagai walikota lebih baik merealisasikan janji-janji politiknya ketimbang mengurusi PDAM-CM.

“Kami menduga ada skenario kurang baik untuk menjatuhkan Pak Taufiq sebagai Direktu PDAM-CM,” tandasnya. (nen/red)

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
https://liputancilegon.com/