Berita Terkini

Dana Hibah 2 Milyar SMKN 3 Kota Cilegon Di Pertanyakan, Oknum Guru Ancam Wartawan

Post - 18:50 18 Januari 2023

Liputancilegon.com | Cilegon – Pada Tahun Anggaran 2021, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Satker Direktorat Jendral SMK telah memberikan Dana Hibah sebesar Rp. 2 Milyar, untuk kegiatan SMK PK Sektor ekonomi kreatif kepada SMKN 3 Kota Cilegon yang di transfer lewat Rekening Bank BNI.

Saat di komfirmasi oleh awak media Liputancilegon.com pihak sekolah SMKN 3 Kota Cilegon mengakui telah menerima dana Hibah Pada Tahun Anggaran 2021, sebesar  Rp. 2 Miliar Rupiah dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Satker Direktorat Jendral SMK, “Papar Kepsek SMKN 3 Kota Cilegon Muhamad Abror, Rabu, 18/01/2023

Muhamad Abror, mengatakan, Dana Hibah sebesar Rp. 2 Milyar di gunakan untuk keperluan sekolah seperti kegiatan kegiatan sekolah,
Pembangunan gedung dan pembelian peralatan Sekolah.

“300 sekian untuk kegiatan sekolah, sekitar 800 sekian untuk kegiatan pembangunan gedung, 34 M  x 12 M , dan pembelian Sekitar Rp.1 Milyaran digunakan untuk pembelian kelengkapan peralatan Sekolah sesuai alat Industri, papar Muhamad Abror.

Kepsek SMKN Muhamad Abror juga mengatakan dana Hibah tersebut digunakan dengan amanah dan sudah sesuai keperluan dan kebutuhan Sekolah, “Tukasnya.

Saat awak media keluar dari ruang Kepala Sekolah, tiba-tiba dikagetkan oleh salah satu oknum guru piket yang datang menghampiri mengancam wartawan dan memgeluarkan kata – kata yang tidak lajim dan tidak pantas untuk di lontarkan, seperti tidak senang atas kedatangan wartawan yang mempertanyakan bantuan Hibah ke pihak sekolah.

“Bahasanya ora enak nie. Ada bahasa silaturahmi komfirmasi terkait dana hibah segala macam, “tutur guru piket.

Ia juga mengitimidasi, mengancam dan mengatakan kepada wartawan kalau dirinya akan melaporkan ke kapolsek jika wartawan mempertanyakan terkait dana hibah SMKN 3 Kota Cilegon.

“Lamun misalkan urusanya masalah dana intervensi berarti bapak, urusannya karo hukum ya, bapak jangan ikut campur, “ucap guru piket dengan nada tinggi.

Saat dimintai tanggapannya terkait oknum guru yang diduga melakukan intimidasi, ancaman dan menghalang-halangi wartawan saat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selaku pelaku sosial kontrol, Sekjen DPP Lembaga Front Pemantau kriminalitas ( FPK ), Rezqi Hidayat,S.Pd, mengecam keras tindakan dan sikap arogansi dari oknum guru tersebut .

“Menindaklanjuti adanya pengaduan dari awak media Liputancilegon, yang tidak terima atas adanya dugaan intimidasi dan ancaman dari salah satu oknum guru SMKN 3 Kota Cilegon, dan sebagai efek jera bagi oknum guru dimaksud atas sanksi dan konsekuensinya menghalang halangi tugas wartawan, secara kelembagaan pihaknya akan melaporkannya kepada pihak Aparat penegak hukum ( APH ) Polres Cilegon, dengan barang bukti rekaman ancaman kepada wartawan dari oknum Guru tersebut, Tegas, Rezqi Hidayat,S.pd.(red-tim).

————————————————————

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
https://liputancilegon.com/