Berita Terkini

BKPAKSI Kota Cilegon Gelar Diklat, Metode Tilawati Sebagai Seni Membaca Al Quran

Liputancilegon.com

Liputancilegon.com | CILEGON – Badan Koordinasi Pendidikan Al Quran dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Cilegon menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Standarisasi Guru Al Quran Metode Tilawati yang bertempat di aula Setda II Pemkot Cilegon, Sabtu (30/06/2022).

Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cilegon dan para pengurus dari Badan Koordinasi Pendidikan Al Quran dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Cilegon dan para guru tenaga pengajar pendidik Al Quran.

Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengapresiasi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ini. Ini sangat penting agar para pendidik dan pengajar al quran bisa memahami dan memberikan pengetahuan kepada para peserta didiknya.

“Al Quran kan rahmat bagi masyarakat, mudah-mudahan pelatihan BKPAKSI ini bagian dari dukungan untuk membangun masyarakat, membangun moral, mental dan akhlak masyarakat. Jadi Al Quran membangunkan ruh dan jiwa yang nanti ujungnya adalah membangunkan akhlak,” katanya.

“Akhlak yang baik membangun kemasyarakatan lebih luas lagi. Jadi saya kira ini momentum tahun baru islam, bagus sekali pembinaan metode baca Al Quran harus mengalami perubahan, pembaharuan, perbaikan yang lebih mudah lagi diajarkan yang lebih baik lagi. Tidak hanya sampai disini, ikuti kegiatannya dengan baik, kembangkan terus, perkuat terus, ajarkan ke masyarakat dan masifkan, sehingga anak-anak kita bisa membaca Al Quran dengan baik,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama BKPAKSI Ahmad Sukri mengungkapkan, metode ini menurut pengamatannya adalah memiliki posisi yang sangat strategis karena dengan metode ini peserta didik menjadi bersemangat menbacanya, kemudian dengan kemudahan mereka itu lebih cepat menguasai materi dalam artian untuk membaca Al Quran sesuai dengan kaidah yang diakui.

“Jadi pembaharuan yang telah kami lakukan tilawah ini adalah merupakan sesuatu yang menarik. Menarik bagi para ustadzah maupun disukai para peserta didiknya,” ungkapnya.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Diklat BKPAKSI Masitoh mengatakan, metode tilawati unuk tenaga para guru Al Quran tingkat Kota Cilegon ini adalah realisasi program kerja di bidang revisi diklat.

“Kami mengambil metode tilawati ini karena ini merupakan khasanah keilmuan bagian dari harta yang sangat penting buat kompetensi para guru-guru Al Quran. Pada metode-metode yang ada yang sebelumnya memang kami sangat familiar dengan metode iqro. Namun demikian, di tahun ini kita sudah kolaborasi di berbagai metode terutama para guru. Guru-guru Al Quran yang ada di BKPAKSI dan juga mungkin guru-guru lain yang mana alhamdulillah pesertanya banyak juga dari guru-guru luar. Yang kurang lebih pesertanya ada 91 ditambah juga dari internal kita berjumlah 120 orang,” katanya.

Keunggulan medote tilawati dibandingkan dengan metode lain adalah seni. Jadi ada seni nya, kita akan menerima materinya dengan sangat bahagia, penuh dengan lagu-lagu yang bermakna tanpa menghilangkan kemudahan-kemudahan dalam mempelajarinya. Seperti di iqro 1 sampai 6 itu banyak sekali lagu-lagu yang dikemas untuk anak-anak yang hafal, kemudian tanpa terasa juga mereka membaca Al Qurannya. Dengan metode tilawati ini mudah dipelajari dan lebih fun meskipun demikian kita tidak lepas dengan metode iqro karena itu bagian dari BKPAKSI tapi ini dalam rangka tadi seperti pak wakil bilang tadi untuk terus melakukan pembaharuan dan inovasi yang ada didalamnyam,” pungkasnya.(*/red-sn).

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button