Pulomerak

Banyak Calo Tiket di Pelabuhan Merak, Diduga Efek e-Ticket

Anggota Dewan Ahli Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono memohon Departemen Perhubungan mengevaluasi pemberlakuan tiket elektronik buat jasa penyeberangan PT Angkutan Sungai Danau serta Penyeberangan( ASDP) lantaran merugikan pengguna. jasa. Bambang berkata, pemberlakuan tiket elektronik ini malah berakibat kenaikan harga tiket ASDP. Warga awam juga masih kesusahan dan belum terbiasa dalam pemanfaatan tiket elektronik sebaliknya buat membeli tiket secara langsung di halte telah ditiadakan.

Lantaran kebijakan ini, dia menyebut, para penumpang terpaksa membeli melalui calo ataupun agen tiket yang diprediksi dikoordinasikan pihak ASDP.” Sementara itu tadinya warga telah membayar harga tiket yang mahal,” kata Bambang, Jumat( 3 Desember 2021).

Bambang mencontohkan, harga tiket penyeberangan di Pelabuhan Ketapang- Gilimanuk semestinya sebesar Rp8. 500. Komponen harga tiket ini meliputi jasa pelabuhan Rp3. 800, jasa pelayaran Rp3. 900, serta asuransi Rp800.

Namun dalam sistem tiket elektronik, baginya harga tiket penyeberangan naik jadi berkisar Rp13 ribu sampai Rp15 ribu. Sehingga diasumsikan naik 76 persen dari syarat tarif semestinya.

Bukan cuma itu, Bambang pula menyoroti pembatasan waktu tiket yang cuma bisa digunakan antara 10 sampai 20 menit saja. la memperhitungkan syarat ini tidak umum apabila dibanding moda transportasi lain semacam penumpang pesawat serta kereta api.

” Masa berlaku tiket online dibatasi tidak lebih dari 2 jam. Sementara itu, moda transportasi lain dapat hingga bulanan serta tahunan dari dikala mendaftar,” ucapnya.

Bambang melaporkan, pemanfaatan sistem transaksi elektronik secara online semestinya sanggup memangkas tarif layanan transportasi. Bukan malah kebalikannya, tarif tiket naik dari syarat wajar.

” Harusnya ongkos jasa kepelabuhanan yang diturunkan, bukan malah dinaikkan biayanya jadi 3 kali lipat dari ongkos jasa kepelabuhanan,” kata Bambang yang pula berprofesi Pimpinan Setiap hari Warga Transportasi Indonesia Jawa Timur.

Gempar Calo

Keadaan dikala ini, kata Bambang, ada ratusan agen tiket yang menjamur di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang- Gilimanuk serta Pelabuhan Merak Bakauheni. Mereka sepenuhnya diakomodasi pihak ASDP

Permasalahannya, mereka ini bukan agen handal yang memanglah menekuni bidang jasa pelayanan penjualan tiket kapal penyeberangan. Dia mengalami sebagian antara lain tidak mengantongi izin selaku agen travel agen formal.

Sebagian antara lain malah disebutnya menjabat selaku mekanik bengkel sepeda motor, warung nasi, penjual bakso, warung nasi, penjual santapan, penjual bakso, penjual sembako, serta kos kosan.” Calo- calo tiket yang dilegalkan oleh ASDP,” ucapnya.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button