Diduga Proyek Siluman, Pelebaran Bahu Jalan Aweh Mandala Dipertanyakan

by

Liputancilegon.com | Lebak – Adanya alat berat yang merusak bahu jalan yang berlokasi dijalan Aweh sampai Mandala diketahui tanpa ada ijin atau pemberitahuan dulu terhadap masyarakat sekitar

Diketahui projek tersebut tidak adanya papan informasi kegiatan, sehingga terkesan diduga proyek siluman, juga tidak adanya pagar penghalang rambu-rambu membuat resiko kecelakaan sangat besar

Seperti yang dikatakan seorang pemilik toko dia tidak merasa diberitahu dahulu saat ditanyakan apakah ada pemberitahuan dulu akan adanya proyek pekerjaan tersebut

“Tidak ada pemberitahuan dulu pak, saya kaget ketika sedang buka tau tau ada beko ngegaruk depan ruko saya, saya samperin dan saya tanya, ada apa ini pak? katanya ada pekerjaan dari PUPR” ungkapnya kepada media minggu 13/08/2023

Sementara itu Marpausi selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lebak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Abdi Gema Perak (AGP), menyayangkan tidak adanya papan informasi dan pagar penghalang pada proyek pekerjaan tersebut

“Kita sangat menyayangkan tidak adanya pemveritahuan membuat panik pengisi ruko, dan tidak ada papan informasi membuat kita bingung ini proyek apa sih? Ko dengan enaknya menggunakan alat berat dijalan raya? Dan merusak bahu jalan tanpa ada pembatas terlebih dahulu untuk keselamatan para pengguna jalan” kata Marpausi

Lebih lanjut Marpausi menerangkan” seharusnya ketika bahu jalan akan digali harus dibuat pagar dulu untuk keamanan pangendara? Kita akan tanyakan ini ke dinas terkait, dan dilihat dari kondisi bahu jalan yang sudah mepet dengan pagar milik masyarakat, lalu untuk marka jalannya mana? Untuk dŕaenasenya mana? tandas Marpausi.

Berbeda dengan jawaba pekerja PUPR Lebak yang di temui awak media dilokasi proyek, Ia mengatakan proyek ini adalah pelebaran jalan.

Saat ditanya apakah ada pemberitahukan dulu ia mengatakan sudah memberitahukan hal tersebut langsung ke Kantor Desa

Dari pantauan dilokasi proyek penghancur bahu jalan, terlihat lobang menganga dibahu jalan dengan lebar diperkirakan satu meter
dengan kedalaman diperkirakan 50 cm yang tidak di pasang rambu-rambu bisa saja  mengakibatakan kecelakan terhadap penguna jalan

Tidak dipasangnya papan informasi publik dan Merujuk undang – undang KIP no 14 Tahun 2008 pelaksna tersebut diduga sudah melanggar hal tersebut dan Samapi berita ini diterbitkan pelaksana proyek belum bisa di konfirmasi(Red/Dri/Hin)

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.